Kamis, 16 Juli 2009

Kebiasaan yang dibenci lelaki

Kendati pria tak bisa hidup tanpa wanita, namun kaum hawa ini kadang
membuat pria ogah untuk berkomitmen dengannya. Sebabnya, wanita
punya 10 prilaku yang dinilai sangat menjengkelkan di mata pria.
Oya?

Wanita bisa jadi pusat perhatian bagi sang pria. Dari caranya
melihat, aroma tubuhnya, dari caranya berjalan dan bicara, semua
pria bisa tergila-gila pada ciptaan Tuhan yang begitu indah itu.
Pria tak bisa hidup tanpanya.

Tampak luar, banyak wanita yang terlihat sangat sempurna. Namun
wanita adalah makhluk yang rumit. Tak semudah itu pria bisa memahami
wanita. Banyak sifat yang misterius terdapat dalam pikiran dan hati
wanita.

nih dia perilaku2 wanita yg dibenci pria :

1. Jaim (Jaga Imej)
Banyak wanita yang sering bersikap sok alim ketika dekat dengan
pria. Mereka mengaku tak pernah melanggar hukum dan
bersikap ‘nakal’. Seolah-olah mereka adalah makhluk yang innocent
dan murni. Namun kenyataan ini tak selamanya berlaku. Wanita bisa
saja melakukan kegilaan yang biasanya dilakukan oleh pria.

2. Mengkritik wanita lain
Hal ini hanya bisa dilakukan oleh wanita. Mengapa? Jika pria
membicarakan wanita pasti sebatas, wanita itu cantik, gemuk atau
mungkin saja terlalu kurus. Tapi jika wanita sudah membicarakan
wanita lain urusannya takkan sesederhana itu.

Ia akan membahas mulai dari berat badannya, gaya pakaiannya, warna
kulit bahkan tatanan rambutnya. Hanya wanitalah yang bisa dengan
teliti membahas bahwa orang lain memakai sepatu yang tak cocok
dengan busananya.

3. Cemburuan
Sebagai contoh, menyebutkan nama wanita lain di depan pasangan Anda
tentunya akan menyebabkan perang dunia dimulai. Bayangkan apa yang
terjadi selanjutnya jika Anda bersama seorang teman pergi ke klab
malam tanpa memberitahunya. Saat bertemu dengan pasangan yang dirasa
cocok untuknya, wanita cenderung bersikap lebih sensitif. Apalagi
jika pasangannya tipe pria yang setia. Jika ada seorang wanita masuk
ke kehidupan sang pasangan, tensi wanita akan meningkat. Dan jika
pria memberikan alasan yang mematahkan arguman sang wanita, ia malah
akan bertambah paranoid. Bukankah hal ini sangat membingungkan?

4. Sangat bergantung pada pria
Beberapa wanita memerlukan penjagaan ketat. Mereka membutuhkan
pasangannya untuk memeluk, menemani dan mengatakan betapa spesialnya
dia. Mereka butuh pria untuk meminta dukungan moral, mental dan
emosional.

Wanita selalu meminta pasangannya untuk ada setiap waktu dan
kesempatan. Hal ini yang tak bisa selamanya dituruti oleh pria.
Bagaimanapun, pria juga membutuhkan sedikit privasi untuk mengurus
hal lain. salah satunya pekerjaan.

5. Berbicara dengan kode
Wanita kerap dinilai sangat rumit karena sering sekali berbicara
dengan kode. Misalkan untuk mengajak pasangannya pergi nonton
bioskop bersama, wanita jarang sekali langsung to the point meminta
si pria untuk menemaninya. Biasanya ia hanya akan bicara “kayaknya
filmnya bagus tuh”. Hal ini yang sering tak dipahami oleh pria. Jika
ini terus berlanjut, bisa jadi Anda dan pasangan tak pernah nyambung
alias main tebak-tebakan kode terus.

6. Melanggar ruang pribadi
Wanita punya kecenderungan untuk selalu ingin tahu apa yang pria
lakukan bahkan apa saja yang menjadi barang pribadinya. Dari mulai
apa saja yang dilakukan si pria hingga isi catatan jurnal
pribadinya. Hal ini kerap membuat pria uring-uringan. Walaupun
mereka punya hubungan, setidaknya masing-masing boleh dong punya
rahasia.

7. Wanita sangat emosional
Mereka menangisi hampir semua hal: film sedih bahkan film gembira,
kuku yang patah atau potongan rambut yang berantakan. Yang terburuk,
mereka kadang meminta pria untuk membereskan masalah emosional itu.
Jika pria gagal, sang wanita malah akan tambah menangis tersedu-
sedu. Waduh…

8. Belanja sampai puas
Jika sudah waktunya belanja, wanita bisa menghabiskan waktu seharian
berkeliling pusat pertokoan. Jika sudah belanja wanita biasanya lupa
segalanya. mulai dari makanan, minuman bahkan tanggung jawab dan
janji yang mereka buat hari itu.

9. Tak berhenti bicara
Kebanyakan wanita suka sekali bicara, jika Anda memberinya
kesempatan, ia tak akan berhenti bicara. Kadang pria merasa jengkel
dengan sikap ini. Bukan karena mereka tak peduli dengan si wanita,
namun tak semua hal perlu didengar bukan?

10. Seks jadi senjata ampuh
Saat dalam kondisi yang tak menguntungkan, wanita biasanya
menggunakan kelemahan pria sebagai senjata, yaitu seks. Dalam suatu
hubungan, wanita seringkali memegang kendali dalam hubungan seks. Ia
bisa mengalahkan pria dengan seks kapan saja ia mau.

Dalam sudut pandang yang lain, prilaku menjengkelkan wanita yang
telah dipaparkan di atas tak selamanya buruk. Seiring waktu, para
pria akan beradaptasi dengan semua itu. yang harus diingat, di dunia
ini tak ada yang sempurna, tinggal bagaimana Anda menyikapinya.

http://sanlee2007.wordpress.com

ciri suami & laki2 yang baik

sumber:www.kikil.org


SETIAP perempuan pasti punya kriteria lelaki idaman. Apakah pasangan Anda memiliki beberapa poin dari 15 ciri berikut? Jika iya, berarti dia calon suami yang baik.

1. Penuh Semangat
Dia bangun bersama terbitnya matahari, selalu bersemangat menyambut hari baru, bersenandung (meski kecil) saat mengendarai mobil menuju kantor? Lelaki yang penuh keriangan di pagi hari berarti siap menghadapi kesulitan hidup. Dengan rasa syukur dan semangat hidupnya yang tinggi, segala masalah yang muncul dalam pernikahan nanti pasti bisa diatasi.


2. Tak Pelit Bilang Cinta
Apakah dia selalu mengatakan dan menunjukkan rasa sayang pada Anda setiap hari meski lewat momen kecil? Menurut penelitian, menyatakan rasa sayang secara teratur merupakan hal terpenting yang mendatangkan kepuasan dalam sebuah perkawinan. Jika saat ini Anda memiliki kekasih seperti itu, Anda sudah mendapat pasangan yang baik.

3. Punya Selera Humor
Dia senang tertawa bersama Anda (tapi bukan menertawakan Anda). Dia tahu bahwa menertawakan orang lain itu tidak lucu. Dia juga tahu bagaimana memandang sisi terang dari sesuatu. Lelaki periang ini baik untuk Anda.

4. Take Care Him Self
Dia tak hanya peduli pada kerapian dan keserasian berpakaian. Namun, dia juga peduli pada kesehatan dengan menjaga makanan, meluangkan waktu berolahraga dan cukup tidur. Kalaupun minum alkohol dan merokok, dia tahu batas. Percaya atau tidak, dia akan berada di sisi Anda untuk waktu lama.

5. Bisa Bilang Maaf
Dia selalu minta maaf saat berbuat salah atau menyakiti perasaan Anda, berusaha tak mengulangi kesalahan, dan belajar dari kesalahan sehingga hubungan Anda dan dia berkembang baik. Dia juga mengerti bahwa dengan mengatakan ‘maaf’ tidak akan mengurangi kejantanannya. He’s a gentleman.

6. Bertanggung Jawab
Dia menikmati pekerjaan dan berusaha mengerjakan dengan baik. Dia siap menjalankan proyek baru, beserta tantangannya. Dia berbagi semangat kerja dengan Anda dan berusaha mengatasi kejenuhannya. Lelaki seperti ini tak hanya mencari nafkah lho. Dia senang bekerja dan bertanggung jawab.

7. Mau Bekerja Sama
Apakah dia peduli bahwa beban dalam sebuah hubungan harus dibagi adil? Dia juga mau menyingsingkan lengan baju tanpa diminta? Jika dia mau melakukan pekerjaan meski sangat sepele, pasti menyenangkan memiliki lelaki ini di sekitar kita.

8. Satu Visi
Anda ingin punya apartemen di tengah kota, city car, dan satu anak saja, dia setuju. Artinya dia juga ingin menjalani gaya hidup seperti Anda. Meski ini masalah kesepakatan, apa pun impian Anda, bagilah dengannya. Jika dia punya visi yang sama dengan Anda, lanjutkan ke jenjang berikutnya.

9. Romantis
Lelaki ini memang agak sulit dicari. Setidaknya jika dia ingat kapan ulang tahun Anda, senang mengajak Anda naik komedi putar dan berjalan di bawah cahaya bulan, memilih hadiah ulang tahun yang tepat, mengirim SMS berisi puisi indah (meski hanya forward), dan membuat Anda bahagia sebagai perempuan, dialah pangeran pujaan Anda.

10. Punya Etika
Dalam bersikap, dia tidak tergesa-gesa dan berusaha mempertimbangkan perasaan orang lain. Dia berusaha mematuhi hukum yang berlaku dan tidak mencurangi aturan main meski bermain sendiri. Tidak ada lelaki yang lebih baik dari lelaki etis ini.

11. Bisa Diandalkan
Dia berusaha menepati janji, datang ke pertemuan tepat waktu, memenuhi tanggung jawab dan kewajibannya dengan senang hati. Apa yang ia katakan sama dengan yang dimaksudkan. Persiapkan diri Anda menjalani kehidupan yang menyenangkan bersama lelaki ini.

12. Senang Bermain
Hidup pasti akan menyenangkan jika dilalui bersama lelaki yang tahu cara melewatkan waktu senggang. Dia tak hanya bisa mencari kegiatan selain nonton teve, tapi juga bisa hidup tanpa ponsel dan laptop saat liburan bersama Anda.

13. Calon Ayah Yang Baik
Apakah dia punya perhatian besar pada anak-anak? Mau membantu mengasuh anak? Dan menurutnya anak-anak lucu dan menakjubkan? Bahkan dia sudah berpikir menyiapkan tabungan untuk keperluan anaknya nanti? Untuk semua jawaban ya di atas, Anda boleh menikahi lelaki ini.

14. Menghargai Privasi
Punya kehidupan sendiri membuatnya merasa tidak perlu memiliki Anda setiap saat. Dia mengerti dan tak keberatan ketika Anda meminta waktu untuk bertemu teman-teman Anda. Dia juga mengerti untuk meninggalkan ruangan saat Anda bicara dengan sahabat atau ibu di telepon.

15. Pacar Perhatian
Memang tak ada panduan pasti untuk mengukur seberapa baik dan perhatian seseorang. Namun, jika Anda merasa dicinta, bersamanya Anda merasa luar biasa secara fisik dan emosional serta ada rasa damai saat di sisinya, berarti Anda sudah menemukan orang yang tepat.

Tapi ingat tidak semua manusia sempurna, anda mungkin susah menemukan satu orang yang memenuhi ke-15 kriteria diatas, cukup beberapa kriteria untuk mewakili..

Ciri2 wanita dan istri yang baik

1. Taat beragama:Meskipun jarang ditemui wanita yang seperti ini,namun setidaknya kita bisa memilih wanita yang ingat dan melakukan keharusan dalam beragama walaupun tidak sempurna,itulah tugas sang suami untuk membimbing sang istri kearah yang lebih baik.
2. Dari Lingkungan yang baik:Maksudnya adalah sang wanita berasal dari keluarga yang baik2,
3. Perawan:tentunya seorang laki2 akan mendahulukan hal ini,karna tidak mungkin seorang lelaki mau menikah dengan seorang wanita yang pernah "dipakai" lelaki lain.
4. Penyabar:Termasuk diantaranya tidak emosian,tabah,sabar,tidak cemburuan,dll
5. Memikat hati:Dalam hal ini,seorang wanita tak harus berlaku berlebihan untuk mendapat perhatian dari lawan jenisnya,jadi mereka bisa dengan menunjukan perilaku yang baik,sikap,tata krama,kesopanan,dll
6. Amanah
7. Tidak bersolek bila keluar rumah:Pada zaman sekarang mungkin susah menemukan seorang wanita seperti ini,tapi sesungguhnya kebanyakan lelaki menginginkan sang pujaan hati hanya tampil cantik,sexy,menggoda di depan suaminya saja bukan membagikan kepada semua lelaki didunia.
8. Kufu’ dalam beragama
9. Tidak materialistis
10.Senang menyambung ikatan kerabat
11.Pandai menyimpan rahasia
12.Subur
13.Tabah menderita
14.Bukan pencemburu buta
15.Perangai dan kata-katanya menyenangkan
16.Mudah di lamar
17.Besar cintanya
18.Patuh dan taat
19.Hemat
20.Besar kasih sayang nya kepada anak kecil

Rabu, 15 Juli 2009

Cara menuju kedisiplinan

Sumber:http://id.88db.com

Tips Trik Menuju Disiplin yang Efektif

Setiap orang tua menyadari bahwa menanamkan disiplin haruslah dimulai sejak dini. Orang tua berharap anak mampu mengikuti saran orang tua agar bersikap baik dan menjauhi sifat atau tingkah laku yang buruk. Bagaimanakah sebenarnya menanamkan kedisiplinan pada anak sejak dini yang efektif itu? Berikut ini Tips dan Trik yang efektif, diantaranya adalah :

1. Menyadari bahwa ada faktor motivasi di balkik tingkah laku buruk yang ditampilkan anak. Anak mempunyai motivasi untuk bertingkah laku buruk, misalnya bosan, mencari perhatian, balas dendam atau yang lain. Agar dapat mengubah perilaku anak, orang tua juga perlu mengetahui motivasi di balik tingkah lakunya.

2. Tetapkan batasan yang jelas dan tepat. Orang tua perlu menjelaskan batasan yang jelas hal-hal apa saja yang diperbolehkan dan apa yang dilarang. Penjelasan perlu diberikan dengan mendetail sehingga anak-anak tidak bertanya-tanya. Adanya batasan dapat membantu anak menentukan pilihan perilaku.

3. Hubungkan disiplin dengan situasi yang sedang terjadi. Orang tua harus menghubungkan disiplin dengan tingkah laku yang terjadi saat ini. Orang tua perlu menekankan bahwa tingkah laku buruk tidak dapat diterima orang tua. Orang tua perlu meyakinkan bahwa ia tidak menyukai perilaku buruk tapi tidak membencinya. Orang tua juga perlu menjelaskan alasan mengapa tingkah laku tertentu tidak disukai. Hal ini melatih anak untuk memahami bahwa tingkah lakunya memiliki dampat bagi orang lain.

4. Konsekuensi. Disiplin tanpa konsekuensi dapat membingunkan anak dan cenderung memunculkan masalah sama di masa depan. Jika anak melakukan kembali tindakan yang dilarang, anak juga harus diberi konsekuensi yang sama seperti sebelumnya. Konsekuensi ini juga berlaku bagi orang tua sendiri.

5. Jangan memberi sanksi disiplin di muka umum. Pemberian sanksi disiplin dapat menjadi hal yang sensitif bagi anak. Jika ingin mendisiplinkan berbicaralah berdua dengan anak dan jangan dilakukan di hadapan orang lain. Pemberian sanksi di muka umum justru akan membuat anak merasa malu dan marah. Oleh karena itu hargailah perasaan anak juga.

6. Hindari amarah yang meledak-ledak. Dalam mendisiplinkan kepada anak dibutuhkan ketegasan orang tua. Namun, tidak berarti bahwa orang tua harus berteriak atau membentak anak. Hal semacam itu justru dapat membuat disiplin anak menjadi tidak efektif. Sebaiknya orang tua perlu berbicara dengan lembut, tetapi tegas. Hindari pembicaraan dengan anak jika anda dalam kondisi marah.

7. Tetapkan disiplin yang sesuai untuk perilaku buruk. Orang tua perlu membuat sanksi disiplin yang sesuai dengan perilaku buruk. Di samping itu, orang tua harus memperhatikan agar jangan sampai disiplin diterapkan terlau lemah atau terlau keras pada anak.

8. Sanksi disiplin diberikan segera setelah perilaku buruk ditampilkan. Jika orang tua mengetahui bahwa anak telah melanggar disiplin, segeralah merapkan sanksi disiplin pada anak. jangan menundanya hingga beberapa waktu. Penundaan justru dapat membuat anak mengira orang tua tidak bersungguh-sungguh merapkan disiplin pada dirinya.

9. Pengawasan hingga beberapa waktu. Orang tua perlu membicarakan mengenai disiplin yang diterapkan pada anak. Ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anak dapat memahami dan belajar sesuatu dari penerapan disiplin dan sejauh mana anak bersungguh-sungguh menjalankannya.

Cara menjadi orang tua yang baik

Wah ORTU pasti itu jadi salah satu hal yang diinginkan seseorang di suatu saat nanti,
Jadi kita sekarang kita akan membahas tentang yang harus diketahui dan dimengerti oleh kedua orang tua.,

menurut sumber:http://id.88db.com

Cara menjadi seorang orang tua yang baik adalah:

Berikut ini adalah kiat-kiat untuk menjadi orangtua yang baik menurut beberapa pakar dari negara Paman Sam

Ciptakan Ritual Keluarga
Apakah anda punya kegiatan tertentu yang biasa dilakukan bersama oleh anda dan anak-anak? Kalau iya, itu sangat baik. Yang dimaksud dengan ritual keluarga di sini bukan lah hal-hal atau kegiatan yang rumit dan merepotkan. Cukup hal-hal sederhana saja, tetapi rutin dilakukan. Apapun jenis kegiatannya, yang penting anda dan anak-anak harus benar-benar enjoy. Dan penting untuk diingat, sebaiknya kegiatan itu dilakukan terus walaupun mungkin anda sedang kesal terhadap anak-anak. Jangan jadikan ritual keluarga ini sebagai reward and punishment (“karena kamu nakal, besok nggak diajak jalan pagi sama ibu, ayah dan kakak!”, misalnya). Sebab, ritual keluarga merupakan kesempatan bagi anda dan anak-anak untuk “berhubungan” satu sama lain.

Kenali Kepribadian Anak Anda
Setiap anak adalah individu yang unik, meskipun berasal dari keluarga yang sama, sehingga anda tidak bisa memberi perlakuan yang sama untuk setiap anak anda. Oleh sebab itu, kenali lah temperamen dan sifat anak-anak anda dengan sebaik-baiknya. Tangani setiap anak dengan cara yang paling baik dan sesuai dengan kepribadiannya.

Jadi Contoh yang Baik
Kesalahan yang umum terjadi pada orangtua adalah mereka mengatakan satu hal kepada anak-anaknya, tapi melakukan hal yang lain. Meskipun mungkin kesalahan tersebut terjadi tanpa di sengaja (ya namanya juga khilaf..), tetapi itu mengajarkan inkonsistensi kepada anak. Misalnya, kita mengajarkan anak untuk bersabar tetapi kita sendiri tidak mau mengantri ketika hendak membayar belanjaan di supermarket. Bukan berarti bahwa orangtua harus menjadi sosok yang sempurna dan tanpa cela (lagipula mana ada manusia yang sempurna?!). Hanya saja, penting untuk diingat jika kita (orangtua, red) melakukan kesalahan jangan segan atau malu untuk mengakuinya.

Doronglah Anak untuk Bereksplorasi
Anak-anak sangat senang bereksplorasi karena itulah cara mereka belajar. Seperti jargon iklan sebuah merk sabun cuci: Nggak Kotor, ya nggak belajar!. Terlalu banyak larangan akan mengajarkan anak untuk selalu segan dan takut-takut. Sebagai orangtua kita harus memastikan bahwa lingkungan anak bersifat kondusif untuknya bereksplorasi. Jadi, sekali-kali tidak apa-apa lah bila si kecil mengobrak-abrik rak pakaian atau membuat lukisan dengan makanannya......

Tetapkan Batas yang Jelas
Walaupun kita memberi anak-anak kebebasan untuk bereksplorasi, tetapi jangan lupa untuk juga menetapkan batasan atau peraturan yang tegas (duuh, susah juga yaa...). Tetapi, orangtua harus menjelaskan kepada anak-anaknya tentang peraturan atau batasan itu dengan cara yang baik. Lembut tapi tegas. Toh, peraturan tersebut juga untuk kebaikan mereka di masa depan. Karena menurut studi, peraturan akan membuat anak-anak merasa aman dan juga mengajarkan mereka tentang kontrol diri dan kepercayaan diri.

Jadilah Supporter Terbesar untuk Anak
Hal terpenting yang harus anda ingat dan lakukan adalah selalu katakan dan tunjukkan bahwa anda benar-benar sayang dan peduli kepada mereka, bahwa anda mempercayai mereka. Hasil penelitian menunjukkan, anak-anak yang orangtuanya selalu menunjukkan cinta mereka (tapi dengan cara yang benar ya), tumbuh menjadi anak yang tegar dan mampu menghadapi kekecewaan, penolakan dan hal-hal yang tidak menyenangkan lainnya dengan lebih baik. Mungkin, kita bisa memulainya dengan mengatakan I love You kepada si kecil dan memeluknya dengan erat setiap pagi ketika ia bangun dari tidur lelapnya.

Prioritaskan Family Time
Boleh-boleh saja memberi kegiatan ekstra kepada anak, seperti les musik, melukis, beladiri, bahasa, dan lain sebagainya. Mungkin saja anak anda memang enjoy dengan semua itu, tetapi jangan sampai karena aktifitas individunya yang seabrek itu membuat anak anda (dan juga anda tentunya!) menjadi kurang “gaul” di dalam lingkungan keluarganya sendiri. Berkumpul bersama keluarga besar, menginap di rumah kakek-nenek atau om dan tantenya, atau bahkan hanya sekedar berkumpul bersama untuk makan siang di akhir minggu, juga penting lho untuk perkembangan anak. Karena kedekatan dengan keluarga (baik keluarga kecil maupun keluarga besar anda) akan mengajarkan kepada anak-anak bahwa kegiatan individu itu bisa berakhir sewaktu-waktu, tetapi hubungan kekeluargaan berlangsung seumur hidup mereka.

Ya betul juga sih,
soalnya kalo orang tua nya aja gak baik,
gimana anaknya?

Tentang blog ini.,

Wah,ini blog gue yang ke2,
tapi kali ini tema yang diangkat beda jauh,
klo blog gue yang PABRIKTRICK.BLOGSPOT.COM itu berisi tentang rahasia sulap dan cara mempraktikannya,
kali ini di blog CHINTAHIDUP.BLOGSPOT.COM gue ini,gue pengen ngangkat tentang hal2 dalam hidup,keluarga,seseorang,sifat,kebiasaan,dll

Semoga aja berguna untuk banyak orang,.